Survival berasal dari kata survive : mampu
mempertahankan diri dari keadaan tertentu (keadaan yang buruk dan kritis).
Survivor : orang yang sedang mempertahankan diri
dari keadaan yang buruk.
Jadi Definisi Survival : keadaan dimana diperlukan
perjuangan untuk bertahan hidup dari segala macam ancaman atau bahaya.
Langkah
yang harus ditempuh bila anda/kelompok anda tersesat :
1. Mengkoordinasi anggota
2. Melakukan pertolongan pertama
3. Melihat kemampuan anggota
4. Mengadakan orientasi medan
5. Mengadakan penjatahan makanan
6. Membuat rencana dan pembagian tugas
7. Berusaha menyambung komunikasi dengan
dunia kuar
8. Membuat jejak dan perhatian
9. Mendapatkan pertolongan
Kebutuhan
survival Yang harus dipunyai oleh seorang survivor adalah :
* Bivak
* Air
* Api
* Makanan (botani dan
Zoologi Praktis)
* Survival kit
Perlindungan
Dalam Keadaan Survival / Shelter (Bivak)
Bivak adalah tempat perlindungan sementara dari
dalam keadaan kritis atau darurat dalam suatu perjalanan atau pengembaraan.
Tujuan membuat perlindungan adalah nyaman dalam keadaan darurat untuk
melindungi dari faktor alam dan lingkungan.
hal yang perlu di perhatikan dalam pembuatan bivak:
• Usahakan dirikan bivak di daerah yang datar
• Perhatikan arah mata angin
• Bagian yang berlubang pada bivak letakan dalam
posisi bersilang dengan arah mata angin
• Jangan mendirikan bivak di daerah yang cekung
• Jangan mendirikan bivak di dekat aliran sungai,
tapi harus dekat dengan sumber air.
• Jangan dirikan bivak di dekat pohon yang sudah
mati walaupun ia masih berdiri tegak
• Bivak jangan sampai bocor
• Jangan telalu merusak alam sekitar
• Terlindung langsung dari angin
• Bukan berada dilintasan binatang buas
ada beberapa macam bahan pembuatan bivak.Secara
garis besar di bagi menjadi 2 yaitu :
1. bivak alam : pohon (pucuk), daun-daun, gua
(lubang)
2. bivak moderen (ponco)
jenis-jenis bivak yang dapat dibuat :
1. Bivak standart adalah bivak yang dengan tali
diikat dan di rentangkan antara dua pohon pada sisisnya kemudian di atasnya
ditaruh parasut.
2. Bivak sisi terbuka yaitu dengan cara meronpakkan
batang-batang kayu dan daun-daun pada sisinya yag masih terbuka di atasnya.
Daun-daun, ranting-ranting kecil di gunakan agar bivak hangat.
Air
Seseorang dalam keadaan normal dan sehat dapat bertahan sekitar 20 – 30 hari tanpa makan, tapi orang tsb hanya dapat bertahan hidup 3 – 5 hari saja tanpa air.
Seseorang dalam keadaan normal dan sehat dapat bertahan sekitar 20 – 30 hari tanpa makan, tapi orang tsb hanya dapat bertahan hidup 3 – 5 hari saja tanpa air.
Air yang tidak perlu dimurnikan :
1. Hujan
Tampung dengan ponco atau-daun yang lebar dan
alirkan ke tempat penampungan
2. Dari tanaman rambat/rotan
2. Dari tanaman rambat/rotan
Potong setinggi mungkin lalu potong pada bagian
dekat tanah, air yang menetes dapat langsung ditampung atau diteteskan ke dalam
mulut
3. Dari tanaman
Air yang terdapat pada bunga (kantung semar) dan
lumut
Air yang harus dimurnikan terlebih dahulu :
1. Air sungai besar
2. Air sungai tergenang
3. Air yang didapatkan dengan menggali pasir di
pantai (+ 5 meter dari batas pasang surut)
4. Air di daerah sungai yang kering, caranya dengan menggali lubang di bawah batuan
5. Air dari batang pisang, caranya tebang batang pohon pisang, sehingga yang tersisa tinggal bawahnya lalu buat lubang maka air akan keluar, biasanya dapat keluar sampai 3 kali pengambilan
4. Air di daerah sungai yang kering, caranya dengan menggali lubang di bawah batuan
5. Air dari batang pisang, caranya tebang batang pohon pisang, sehingga yang tersisa tinggal bawahnya lalu buat lubang maka air akan keluar, biasanya dapat keluar sampai 3 kali pengambilan
Api
Bila mempunyai bahan untuk membuat api, yang perlu diperhatikan adalah jangan membuat api terlalu besar tetapi buatlah api yang kecil beberapa buah, hal ini lebih baik dan panas yang dihasilkan merata.
Bila mempunyai bahan untuk membuat api, yang perlu diperhatikan adalah jangan membuat api terlalu besar tetapi buatlah api yang kecil beberapa buah, hal ini lebih baik dan panas yang dihasilkan merata.
1. Dengan lensa / Kaca pembesar
Fokuskan sinar pada satu titik dimana diletakkan
bahan yang mudah terbakar.
2. Gesekan kayu dengan kayu.
Cara ini adalah cara yang paling susah, caranya
dengan menggesek-gesekkan dua buah batang kayu sehingga panas dan kemudian
dekatkan bahan penyala, sehingga terbakar
3. Busur dan gurdi
Buatlah busur yang kuat dengan mempergunakan tali
sepatu atau parasut, gurdikan kayu keras pada kayu lain sehingga terlihat asap
dan sediakan bahan penyala agar mudah tebakar.
Bahan penyala yang baik adalah kawul terdapat pada dasar kelapa, atau daun aren
Bahan penyala yang baik adalah kawul terdapat pada dasar kelapa, atau daun aren
Makanan
(botani dan zoologi praktis)
Botani
praktis
Ciri umum tumbuhan yang dapat dimakan :
a. Bagian tumbuhan yang masih muda /tunas.
b. Tumbuhan yang tidak mengandung getah.
c. Tumbuhan yang tidak berbulu.
d. Tumbuhan yang tidak berbau kurang sedap.
e. Tumbuhan yang dimakan oleh hewan mamalia.
Langkah-langkah yang perlu bila akan memakan
tumbuhan :
a. Makan tumbuh-tumbuhan yang sudah dikenal.
b. Makan jangan hanya satu jenis tumbuhan saja.
c. Sebaiknya jangan memakan tumbuhan yang buahnya
berwarna ungu, karena dikhawatirkan mengandung racun alkaloid.
d. Cara memakan buah-buahan yang belum kita kenal
adalah dengan mengoleskan sedikit ke bibir dan tunggu reaksinya. Bila tidak ada
rasa aneh (panas, pahit) berrati cukup aman.
e. Yan paling baik adalah terlebih dahulu memasak
bagian tumbuhan yang akan dimakan.
Contoh tumbuhan yang dapat dimakan :
a. Umbi di dalam tanah : jenis talas, kentang,
bengkuang, paku tanah.
b. Bagian batangnya : umbut muda pisang, sagu,
begonia.
c. Buah : kelapa, arbei hutan, konyal (markisa
hutan), nipah (dirawa)
d. Biji : padi, jagung, biji rumput teki (di
Madura), biji saniten yang sudah tua
e. Bunga : turi, pisang.
f. Daun : rasamala, melinjo, babadotan, tespong,
antanan.
Tumbuhan Obat Dimakan/diminum
* Bratawali (Anamitra cocculus), tumbuhannya
merayap. Terdapat di hutan, di kampung. Batangnya direbus, rasanya pahit.
Gunanya obat anti demam, anti malaria, pembersih luka, penambah nafsu makan.
* Keji Beling/ngokilo (Strobilateses). Tumbuhan
semak dan di hutan. Ambil daunnya, dimasak untuk obat pinggang dan
infeksi/keracunan pada pencernaan.
* Sembung/sembung manis (Blumen Balsmifira). Jenis
rumput-rumputan, terdapat di padang rumput yang banyak anginnya. Daunnya
diseduh dengan air panas, dapat digunakan untuk sakit panas, sakit perut.
Tumbuhan Obat Luar, untuk luka
* Getah pohon Kamboja, untuk menghilangkan bengkak,
juga untuk terkilir.
* Air rebusan Bratawali untuk mencuci luka, juga air
batang pohon randu (kapuk hutan).
* Daun Sambiloto ditumbuk halus, atau daun Ploso
untuk anti sengatan kalajengking.
Tumbuhan Beracun
- Getah pohon paku putih dapat menyebabkan kebutaan.
- Getah pohon Rengas, ingas/semplop, sangat
berbahaya karena merusak jaringan.
- Getah Jambu Monyet menyebabkan gatal-gatal.
- Buah Aren mentah menyebabkan gatal-gatal.
- Kecubung, beracun bila dimakan.
- Rarawean, dapat menyebabkan gatal-gatal dan pedih.
- Daul Pulus dapat menyebabkan gatal-gatal dan panas
Tumbuhan Berguna Lainnya
* Tumbuhan penyimpan air : tumbuhan beruas (bamboo,
rotan, dll), tumbuhan merambat, kantung semar, kaktus dll.
* Tumbuhan pembuat atap/perlindungan : daun nipah,
aren, sagu dll.
* Pengusir ular dan serangga : lemo
* Indikator air bersih : tespong, selada air.
Zoologi
Praktis
Binatang Yang Berguna
- Hampir semua mamalia dan burung
dapat dimakan dagingnya
- Ular, kadal, kura-kura dapat
dimakan.
- Lebah bisa diambil madu dan
larvanya.
- Cacing dan siput hutan dapat
dimakan.
Binatang Berbahaya
* Nyamuk di daerah malaria
* Lalat dayak/lalat kerbau
* Lebah
* Kelabang, kalajengking
* Pacet, lintah
* Ular berbisa
Diambil dari berbagai sumber.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar